Rabu, 13 Mei 2015

Jenis-jenis Sistem Operasi Komputer

1. LINUX

Sistem Operasi Linux  merupakan kloningan dari MINIX (Salah satu varian UNIX). Sistem operasi ini juga terkenal dan banyak orang yang menggunakannya. Linux disusun berdasarkan standard Sistem Operasi POSIX yangditurunkan dari UNIX itu sendiri. Ada beberapa macam Distro Linux, seperti : Debian, Lycoris, Xandros, Lindows, Linare, Linux-Mandrake, RedHat Linux, Slackware, Knoppix, Fedora, Suse, Ubuntu. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
 
2. ANDROID
Merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.
Perkembangan Android
Perlu anda ketahui, perkembangan android dari awal hingga sekarang ini sudah mencapai 19 kali. Mau tau apa saja kah itu?? Lihat Listnya dibawah ini.
2.1 Android 1.0
2.2 Android 1.1
2.3 Android 1.5 Cupcake
2.4 Android 1.6 Donut
2.5 Android 2.0 Eclair
2.6 Android 2.0.1 Eclair
2.7 Android 2.1 Eclair
2.8 Android 2.2–2.2.3 Froyo
2.9 Android 2.3–2.3.2 Gingerbread
2.10 Android 2.3.3–2.3.7 Gingerbread
2.11 Android 3.0 Honeycomb
2.12 Android 3.1 Honeycomb
2.13 Android 3.2 Honeycomb
2.14 Android 4.0–4.0.2 Ice Cream Sandwich
2.15 Android 4.0.3–4.0.4 Ice Cream Sandwich
2.16 Android 4.1 Jelly Bean
2.17 Android 4.2 Jelly Bean
2.18 Android 4.3 Jelly Bean
2.19 Android 4.4 KitKat
 
3. MS.DOS
 MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft  membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.
 
4. WINDOWS
 Sistem Operasi Windows adalah sistem operasi berbasis grafik atau GUI (Graphical user interface), sehingga sistem operasi ini mudah dalam pengoperasiannya. Pada awalnya Sistem operasi Windows adalah sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line yang dikenal dengan nama MS-DOS.
1. Windows 1.0
Ini adalah merupakan sistem operasi pertama kali yang di luncurkan oleh Microsoft Windows yang disebut dengan Windows 1.0, versi ini memang banyak mempunyai kekurangan maklum ini adalah versi yang pertama sehingga kurang populer dipasaran. Pada awalnya versi ini mau dinamakan dengan Interface Manager tetapi pihak Microsoft tidak setuju.
2. Windows versi 2.0
Beberapa tahun kemudian windows meluncurkan windows versi 2, versi inipun bisa sedikit populer di bandingkan versi sebelumnya. Yang membuatnya populer adalah karena adanay grafis buatan dan adanya Microsoft excel dan Microsoft word. Ini merupakan awal kesuksesan dari Microsoft.
3. Windows 3.0
Microsoft Windows mencapai kesuksesan yang signifikan akhirnya meluncurkan windows versi 3.0 pada tahun 1990. Versi ini menawarkan kemampuan terhadap aplikasi windows, juga mampu mengizinkan pengguna untuk menjalankan aplikasinya di MS – DOS secara serentak. Versi ini dapat dijalankan dengan 3 modus yakni dengan modus real, standart, 386 Enhanced dan juga kompetibel dengan intel.
4. Windows NT
Microsoft terus melakukan pengembangan hingga akhirnya merilis Windows NT. Tetapi versi ini kurang begitu banyak dukungan dari driver karena pengembangannya dianggap rumit oleh beberapa pengembang. Versi ini juga dianggap boros sumber daya walaupun menawarkan performa yang tinggi.
5. Windows 95
Versi di desain dengan arsitektur 32bit, meskipun kernel masih ada beberapa yang menggunakan 16bit demi alasan kompatibilitas kebelakang. GUI yang baru yang membuat versi ini berbeda. Versi ini diluncurkan pada 24 agustus 1995.
6. Windows NT 4.0
Versi ini sukses mengancam dominasi UNIX dipasar korporat. Dikembangkan sebagai bagian untuk memperkenalkan windows NT ke pasar workstastion. Memiliki antarmuka yang hampir sama dengan windows 95.
7. Windows 98
Di perkenalkan pada 25 juni 1998, versi ini di anggap sebagai revisi minor terhadap windows 95. Di dukung oleh sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar yaitu 2GB. Versi ini di klaim sebuah versi windows 9x yang paling stabil diantara versi 9x sebelumnya.
8. Windows 2000
Dirilis pada tahun 17 februari 2000 yang tang merupakan versi sebelumnya dikenal dengan Windows NT 5.0. windows 2000 diciptakan dengan tujuan dapat memperoleh dari pangsa pasar workstation dan pasar server. Versi ini berbasis kernel NT yang terakhir yang mengharuskan si pemakai melakukan aktivasi. Windows ini dapat memperbarui komputer yang sebelumnya memakai windows 98.
9. Windows Me
Di rilis pada September 2000. Versi ini lebih menonjol dengan dukungan multimedia dan internet yang lebih baik, juga memasukkan sistem restore yang megizinkan penggunanya untuk mengembalikan keadaan kembali seperti semula.
10. Windows XP
Diluncurkan pada tahun 2001, versi ini menggunakan kernel windows NT 5.1 yang terkenal karena kestabilannya. Versi ini dikenal sebagai versi yang paling lama karena berkisar dari tahun 2001 sampai tahun 2007.
11. Windows Vista
Dirilis pada 30 november 2006 dirancang agar memiliki keamanan yang lebih tangguh dan juga memikat si pengguna dengan adanya Windows Aero GUI dan juga menawarkan internet explorer yang lebih aman serta windows media player.
12. Windows 7
Selanjutnya adalah rilis terbaru yaitu Windows 7 dirilis pada 22 oktober 2009 memiliki keamanan dan fitur – fitur yang baru. Dan juga memiliki fitur yang unik yaitu gadget yang bebas di taruh mana saja di desktop.
13. Windows 8
Di luncurkan pada tahun 2011 yang pertama kalinya menggunakan start menu metro. Dan versi ini terus berkembang hingga saat ini yang di kenal dengan windows 8.1. versi yang ini memiliki fitur yang unik diantaranya proses penginstalan dan booting yang cepat.
 
5.MACINTHOS
Sistem Operasi  MACINTOSH adalah Sistem Operasi yang dibuat oleh Apple Computerkhusus untuk komputer Macintosh dan tidak kompatibel (tidak harmonis untuk digunakan) dengan komputer berbasis IBM. MAC OS merupakan Sistem Operasi pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis (Graphical User Interface/GUI). Macintosh : cukup tinggi securitynya, cocok untuk user yang usagenya desain grafis atau user yang mementingkan eye-candy.
6. SYIMBIAN
Symbian adalah sistem operasi tak bebas yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan pada peralatan bergerak atau ponsel. Jenis Os ini mudah kita temui di ponsel-ponsel produk nokia dan beberapa produk
Sony
. Akan tetapi sekarang Pamor dari OS ini sedikit bergeser karena kalah popular dengan beberapa os baru seperti android.
 
7. PALM
Palm adalah Os untuk mobile yang dikembangkan oleh Palm, Inc. Yaitu sebuah perusahaan multinasional yang bermarkas di Sunnyvale, California, Amerika Serikat. Contoh produk yang menanamkan sistem operasi Palm adalah Palm Treo 680 Smartphone ini menggunakan system operasi Palm, yaitu Palm OS 5.4.9 dengan prosesor Intel PXA270, 312MHz. Beberapa fitur yang ditawarkan adalah Pocket Express, Microsoft Media Player, Palm files, PDF viewer, Adobe Acrobat reader, eReader, Pocket Tunes, dan Document To Go.
 
8.BLACKBERRY
BlackBerry OS adalah sebuah Sistem Operasi Mobile yang dikembangkan oleh Research In Motion untuk perusahaan BlackBerry garis smartphone untuk perangkat genggam. Sistem operasi ini menyediakan multitasking dan mendukung perangkat input khusus yang telah diadopsi oleh RIM untuk digunakan dalam handheld, khususnya trackwheel, trackball, dan yang paling baru, yang trackpad dan touchscreen.

Pengertian BIOS

BIOS (Basic Input/Output System)


BIOS atau Basic Input/Output System adalah program pertama yang diakses oleh prosesor selama start up untuk memastikan bahwa semua program dasar lainnya seperti hard drive, port, peripheral dan CPU berada dalam kondisi kerja yang baik. BIOS berbeda dari sistem operasi komputer. Sistem operasi berada pada hard drive dan menyediakan user interface yang dapat dilihat pada layar setelah start up. Program BIOS, di sisi lain, dapat ditemukan tepat di chip memori flash atau ROM yang terletak di motherboard. Ini adalah kebutuhan dasar untuk melakukan booting pada komputer.
Fungsi BIOS Pada Komputer
Selain fungsi bios yang telah dijelaskan di atas, BIOS masih menyimpan fungsi lain, yaitu:
Menunjang proses inisialisasi atau penyalaan komputer
Pengecekkan sejumlah hardware
Pengaturan waktu
Pengaturan media penyimpanan
Pengaturan proses booting
Pengaturan Keyboard, USB dll.
Fungsi utama BIOS
Fungsi utama BIOS adalah untuk memberikan instruksi yang dikenal dengan istilah POST (Power On Selft Test) yaitu perintah untuk menginisialisasi dan identifikasi perangkat sistem seperti CPU, RAM, VGA Card, Keyboard dan Mouse, Hardisk drive, Optical (CD/DVD) drive dan hardware lainnya pada saat komputer mulai booting.
Cara Kerja BIOS  
Cara kerja BIOS adalah dimulai dengan proses inisialisasi, dimana dalam proses ini kita bisa melihat jumlah memory yang terinstall, jenis hardisk dan kapasitasnya dan sebagainya. BIOS kemudian akan mencari, menginisialisasi dan menampilkan informasi dari Graphics Card. Kemudian akan mengecek device ROM lain seperti hardisk dan kemudian melakukan pengetesan RAM yaitu memory count up test. Setelah  semua test komponen berhasil dilakukan, BIOS kemudian akan mencari lokasi booting device dan Sistem Operasi.
MENU-MENU PENGATURAN PADA BIOS
Cara Akses BIOS
Untuk mengakses BIOS dapat kita lakukan dengan menekan tombol tertentu (biasanya tombol Delete atau F2) pada Keyboard pada saat pertama kali komputer dinyalakan. Akan terdapat tulisan misalnya "Pres F2 to enter setup", maka langsung saja tekan tombol F2 berulang-ulang.
Cara seting atau konfigurasi BIOS ini berbeda-beda tergantung dari vendor pembuatnya, disini saya akan menampilkan menu-menu pada BIOS yang umum kita temui yaitu Phoenix Award BIOS. Menu utama pada BIOS ini adalah :
1.    Standard CMOS Features, untuk seting tanggal dan melihat hardisk yang terdeteksi, dll.
2.    Advanced BIOS Features, pengaturan boot device priority (pilihan device untuk pertama booting) dapat diset disini. 
3.    Advanced Chipset Features
4.    Integrated Peripherals
5.    Power Management Setup, pembagian tegangan untuk masing-masing periferal dimana ini sering digunakan untuk overclocking
6.    PnP/PCI Configuration, mengkonfigurasi clock/kecepatan dari setiap perangakat yang terpasang pada port PCI/PnP,misal vga pci ,lancard pci, wirelles port pci, HDMI,dll
7.    PC Health Status, kita bisa cek temperatur dan tegangan dari Power Suplly disini.
8.    Load Fail-Safe Defaults (Load Factory Setting), pilih menu ini untuk mengembalikan seluruh setingan ke mode asalnya (default).
9.    Load Optimized Defaults, mengembalikan settingan optimal yang direkomendasikan oleh bawaan pabrik.
10.    Set Supervisor Password, memberi kata sandi agar tidak sembarangan user mampu mengubah-ubah settingan BIOS
11.    Set User Password, 
12.    Save & Exit Setup, menyimpan settingan BIOS lalu keluar.
13.    Exit Without Saving , keluar dari layar bios tanpa menyimpan settingan.
Mengupdate BIOS 
BIOS, terutama pada komputer lama, dapat diperbarui dari waktu ke waktu. Hal ini agar program BIOS dapat mengenali perangkat yang baru saja diproduksi. Untuk meng-upgrade atau mengubah BIOS komputer, program khusus dari produsen BIOS biasanya diperlukan. Update BIOS yang digunakan harus sesuai varian BIOS asli.
Update dilakukan dengan memeriksa BIOS informasi revisi dan tanggal yang disediakan pada layar selama start up dan membandingkan ini dengan daftar update di BIOS website produsen. Upgrade biasanya dilakukan dengan program utilitas tertentu tapi kadang-kadang update dapat didownload secara terpisah. Program utilitas untuk memperbarui harus disalin ke dalam floppy disk atau yang lebih keren sekarang adalah flash disk dan CDR dan dimasukkan ke disk drive waktu boot komputer Anda. Ini akan menghapus yang lama dan menginstal program BIOS yang baru.

Setting Screen Saver

* Setting Screensaver

              Screen saver adalah salah satu fasilitas pada saat layar monitor kita sedang kosong dengan berisi gambar yang bergerak dalam jangka waktu.
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengatur tampilan Screen Saver pada computer/laptop kita :
1.     Klik kanan pada mouse,lalu tekan menu Properties.
2.    Kemudian akan muncul beberapa tampilan menu pada Display Properties yaitu themes,desktop,screen saver,appearance,dan settings.
3.    Pilih menu screen saver yang terdapat pada tampilan Display Properties lalu pilih salah satu screen saver yang anda inginkan.
4.    Setelah selesai mengatur sreen saver yang anda inginkan.Klik apply untuk melihat tampilan sementara screen saver yang anda sudah ada sebelumnya
.Berikut Gambar Display Properties untuk Screen Saver:
 








Setting Screensaver pada windows 7

Screen saver berguna untuk melindungi monitor pada saat komputer dibiarkan menyala dan tidak digunakan. Tampilan screen saver saat ini sangat beragam dan dapat dengan mudah didownload secara gratis diinternet. Secara default windows 7 telah menyediakan screen saver yang sudah bisa langsung digunakan ketika windows diinstall, diantaranya adalah Bubbles, Mystify, Ribbon, dan photos. Anda dapat menggunakan screen saver tersebut secara langsung dengan memilih pada pilihan screen saver.
Untuk mengaktifkan screen saver tersebut, dapat dilakukan dengan cara dibawah ini.
  1. Klik kanan pada desktop kemudian pilih personalized
  2. Pada jendela yang muncul klik Screen Saver
    screen saver
  3. Klik tombol drop down pada screen saver dan pilih salah satu pilihan, misalnya Bubbles. Kemudian atur screensaver pada settings dan waktu munculnya screen saver.

    mengaktifkan screen saver bubbles
  4. Jika sudah klik OK, maka screen saver telah aktif dan setelah computer dibiarkan selama waktu yang telah anda tentukan maka screen saver akan muncul.
Beberapa alternatif metode merubah Screensaver pada windows 7

Metode 1: Merubah/mengganti Tampilan Screen Saver Pada Windows 7
1.    Klik kanan pada desktop anda (usahakan untuk mengklik di luar ico yang terdapat pada desktop). Selanjutnya menu Personalize dari menu yang ditampilkan saat anda mengklik kanan tadi.
2.    Selanjutnya, jendela Personalize akan dimunculkan dan pergi menuju ke sudut kanan bawah halaman personalisasi. Klik pada ikon "Screen Saver".
3.    Kemudian disini pilihlah screen saver dari menu dibawahnya. Disana akan terdapat banyak jenis screen saver yang telah disesiakan windows.
4.    Dan jika sudah selesai, selanjutnya jangan pernah melewatkan untuk mengklik tombol Apply agar screen saver baru bisa diterapkan pada komputer anda.
5.    Setelah mengklik Apply, akhiri dengan mengklik tombol OK agar perubahan pada screen saver baru anda bisa disimpan.
6.    Dan kini anda bisa lihat pada tampilan utama di desktop bahwa screen saver anda telah berubah dengan screen saver yang anda pilih sebelumnya.
Dan jika anda ingin mendapatkan lebih banyak gambar screen saver, anda bisa mengunduhnya di Internet. dan simak langkah berikut ini agar anda tidak kesulitan.
Metode 2: Instalasi Screensaver Baru
1.    Pilih screen saver yang anda sukai di internet dengan cara mengunduhnya. Ini kemunginan akan menjadi sebuah file dengan extensi .exe.
  • Dan jika file sudah didapat, anda disaranakan untuk melakukan scan terlebih dahulu sebelum bisa menggunakannya.
2.    Kemudian Run file untuk bisa diinstal menjadi screen saver baru anda.
Dan apabila anda ingin menyesuaikan screen saver dengan photo anda, foto keluarga atau gambar apa saja yang anda sukai, anda bisa melakukannya dengan mengikuti langkah berikut ini.
Metode 3: Menyesuaikan Photo Pribadi Untuk dijadikan Screesaver
1.    Lakukan seperti pada metode 1, namun bedanya. Pada menu screen saver, pilih menu photo dari drop-down dengan cara. Tekan tombol Browse pada “Picture” dan pilih pada folder mana gambar disimpan.
2.    Kemudian layar preview akan memperlihatkan beberapa photo pada anda. Jika foto-foto tersebut bukanlah foto yang akan anda jadikan screen saver, maka klik pada menu Settings.
3.    Klik Browse dan pilih file dengan ekstensi yang bisa digunakan menjadi screen saver.